Tanamkan Nilai Religi Sejak Dini, Siswa Kelas 2 SDN 56 Tolobali Antusias Ikuti Pembinaan Pidato dan Baca Iqro’
Tanamkan Nilai Religi Sejak Dini, Siswa Kelas 2 SDN 56 Tolobali Antusias Ikuti Pembinaan Pidato dan Baca Iqro’
KOTA BIMA – Menjelang peringatan hari besar Islam, SDN 56 Tolobali Kota Bima terus berupaya mengasah potensi spiritual dan bakat seni religius siswanya. Fokus utama kali ini tertuju pada siswa-siswi kelas 2 yang mendapatkan pembinaan intensif dalam bidang pidato bertema Isra’ Mi’raj serta kelancaran membaca Iqro’.
Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepercayaan diri tampil di depan publik dan kefasihan dalam membaca Al-Qur'an.
Persiapan Pidato Isra’ Mi’raj
Meskipun masih di usia belia, siswa kelas 2 dilatih untuk berani menyampaikan pesan-pesan singkat tentang perjalanan agung Nabi Muhammad SAW. Guru pembimbing dengan sabar mengarahkan intonasi, gerakan tubuh (gestur), hingga pelafalan teks pidato yang sederhana namun bermakna.
"Kami ingin melatih mental anak-anak sejak kelas 2. Melalui tema Isra' Mi'raj, mereka belajar sejarah Rasulullah sekaligus belajar berbicara di depan orang banyak dengan percaya diri," ujar salah satu guru pembimbing di SDN 56 Tolobali.
Penguatan Literasi Al-Qur'an melalui Iqro’
Selain pidato, pembinaan baca Iqro’ menjadi agenda rutin yang diperketat. Siswa dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk memastikan setiap anak mendapatkan bimbingan yang tepat sasaran.
Tujuan utama: Memastikan siswa kelas 2 sudah memiliki dasar yang kuat dalam pengenalan huruf hijaiyah dan tajwid dasar.
Metode: Pendekatan setoran (talaqqi) di mana guru menyimak langsung bacaan siswa agar makhrajul huruf benar sejak dini.
Dukungan Penuh dari Sekolah
Kepala SDN 56 Tolobali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan profil pelajar yang beriman dan bertakwa. Sekolah berharap, melalui pembinaan ini, SDN 56 Tolobali dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak akan mewakili sekolah dalam berbagai ajang lomba keagamaan di tingkat Kota Bima.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini mendapatkan respon positif dari orang tua siswa, yang merasa terbantu dengan adanya program penguatan karakter religius di sekolah.