Awali Tugas di Rasana’e, Pengawas Pembina Baru Pimpin Upacara Perdana di SDN 56 Tolobali
Awali Tugas di Rasana’e, Pengawas Pembina Baru Pimpin Upacara Perdana di SDN 56 Tolobali
KOTA BIMA – Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara SDN 56 Tolobali pada Senin pagi, 19 Januari 2026. Upacara bendera rutin kali ini terasa istimewa karena dihadiri oleh Pengawas Pembina baru dari wilayah Rasana’e Barat yang langsung terjun ke lapangan untuk bertindak sebagai Pembina Upacara.
Kehadiran pengawas baru ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pihak pengawas dinas pendidikan dengan satuan pendidikan di tingkat dasar.
Pesan Inspiratif dalam Amanat Perdana
Dalam amanatnya, Pengawas Pembina menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan para siswa dan kesiapan para petugas upacara. Beliau menekankan bahwa upacara bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan pembentukan karakter sejak dini dan tetap menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Ada tiga poin utama yang ditekankan beliau kepada seluruh warga sekolah:
Disiplin dan rajin sebagai Budaya: Menjadikan ketepatan waktu dan kerapihan sebagai kebiasaan, bukan paksaan.
Semangat Literasi: Mengajak siswa untuk lebih gemar membaca demi masa depan yang lebih cerah dan tidak ada lagi siswa yang tidak bisa membaca.
Kolaborasi Guru: Mengajak tenaga pendidik di SDN 56 Tolobali untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran demi kenyamanan siswa.
Sambutan Hangat dari Warga Sekolah
Kepala SDN 56 Tolobali menyambut baik kehadiran Pengawas Pembina yang baru. Beliau berharap kunjungan ini menjadi awal yang baik bagi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
"Kami merasa terhormat atas kesediaan Bapak Pengawas untuk langsung menjadi pembina upacara. Ini memberikan motivasi tambahan bagi kami, para guru, dan juga anak-anak untuk menunjukkan performa terbaik kami," ujar Kepala SDN 56 Tolobali.
Upacara diakhiri dengan sesi perkenalan singkat antara Pengawas Pembina dengan jajaran dewan guru untuk membahas langkah-langkah strategis pendidikan di wilayah Rasana’e barat ke depannya.